Jumat, 15 Juni 2012

KATA AKHIR DARIKU.... tentang JILBAB menurut Quraish Shihab


Pada artikel saya yang lalu, telah dijelaskan tentang berbagai hal mengenai JILBAB baik yang menurut kaca mata islam maupun pendapat bapak Quraish Shihab.. oleh karena itu tibalah saatnya saya menyampaikan kesimpulan dan saran sebagai kata terakhir dariku... semoga ini bermanfaat..
A.    KESIMPULAN
Ada beberapa kesimpulan yang dapat diambil dari risalah ini, yaitu:
1.    Konsep jilbab menurut M. Quraish Shihab adalah bahwa jilbab itu baik dan bukan merupakan kewajiban, sehingga tidak diperbolehkan untuk memaksa wanita yang belum memakai jilbab untuk berjilbab. Dan bagi wanita yang berjilbab hendaknya bersikap toleransi terhadap mereka yang belum berjilbab. Namun demikian, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dan dilaksanakan oleh setiap muslimah. Diantaranya adalah tidak bertabarruj, tidak menggunakan pakaian popularitas, tidak menggunakan pakaian transparan dan ketat, serta tidak menggunakan pakaian yang menyerupai pakaian laki-laki dan dalam hal ini, peranan adat istiadat itu perlu dipertimbangkan.
2.    Landasan beliau dalam menentukan konsep tersebut adalah hasil penafsiran para ulama’ terdahulu dan cendekiawan kontemporer terhadap ayat-ayat jilbab dalam Al-Qur’an terutama surat An-Nûr (24): 31 dan surat Al-Ahzâb (33): 59 karena tuntutan ilmiah yang mengharuskannya untuk memaparkan segala pandangan mengenai perbedaan pendapat dari penafsiran ayat dan penggunaan kaidah ushul fiqih.
B.    SARAN-SARAN
Adapun saran-saran dari penulisan risalah adalah:
1.    Kepada ulama dan cendekiawan, hendaknya mengeluarkan fatwa sesuai dengan ayat-ayat al-Qur’an dan as-Sunnah dan jika tidak didapati dalam al-Qur’an dan as-Sunnah maka hendaknya mempertimbangkan pendapat ijma’ ulama salaf dan mempertimbangkan akal / ra’yu.
2.    Kepada para da’i hendaknya memberikan motivasi kuat untuk berjilbab. karena berjilbab adalah kewajiban para muslimah, dan karena ancaman yang keras bagi muslimah yang tidak berjilbab syar’i (menutup aurat).
3.    Kepada para muslimah, hendaknya menyadari akan kewajiban berjilbab, dan hikmah yang akan ia dapatkan dari berjilbab. dan bagi yang belum berjilbab hendaknya segera bertaubat akan kesalahannya, yaitu dengan menyadari, menyesali, dan berniat kuat untuk memperbaiki diri tanpa mengulangi kesalahan yang lalu. Karena Allah SWT Maha Penyayang lagi Maha Pengampun.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...